- ABSTRAK
Semua orang dapat menjadi entrepreneur, pada dasarnya semua tergantung niat atau kemauan individu masing-masing. Jika niat tidak diikuti dengan usaha atau action maka juga tidak akan berhasil. Untuk menjadi entrepreneur yang cerdas harus memiliki sikap mental yang positif, menurut Profesor Edwood Chapman, sikap mental adalah cara mengkomunikasikan atau mengekpresikan suasana hati atau watak kepada orang lain. Jika ekspresi kita kepada orang lain positif, maka kita disebut sebagai orang yang bersikap mental positif. Sebaliknya jika ekspresi kita kepada orang lain negatif, maka kita disebut sebagai orang yang bersikap mental negatif. Sikap mental positif merupakan salah satu dari jiwa entrepreneur yang menonjol.
Rahasia untuk melambungkan bisnis dapat menggunakan berbagai macam strategi, mulai dari strategi generic dari Michael E. Porter, strategi positioning dari Jack Trout, strategic intent dari Gary Hamel dan Prahalat, strategi samudra biru dari Kim dan Renee serta strategi bisnis dari Nabi Muhammad SAW.
- ISI
Dalam memulai usaha selain ada niat dan kemauan yang keras, kita juga harus memahami langkah apa saja yang harus dilakukan. Berikut ini adalah Langkah Cerdas dalam Berentrepreneur :
1. Sikap Mental Positif
Hal pertama untuk memulai usaha kita harus memiliki sikap mental yang positif karena ini merupakan salah satu dari jiwa entrepreneur yang menonjol.
2. Mimpi dan Doa
Setelah kita mencoba untuk mempunyai sikap mental positif, langkah kedua untuk menjadi seorang entrepreneur adalah menciptakan mimpi dan berusaha untuk menggapainya. Menciptakan mimpi, menciptakan sesuatu bukan kenyataan atau sesuatiu berupa khayalan, tetapi mimpi itulah yang sesungguhnya dapat menciptakan energi yang sangat besar yang tidak dapat dibayangkan oleh manusia.
3. Memvisualisasikan Mimpi
Mimpi atau membangun visi merupakan hal penting bagi perusahaan, meskipun perusahaan kita masih kecil. Justru perusahaan kita masih kecil itulah kita harus bangun mimpi yang besar, seperti halnya perusahaan-perusahaan besar, yang dahulu kecil agar mempunyai arah.
4. Mencoba Gagal Lebih Baik dari Gagal Mencoba
Setelah bermimpi dalam bisnis, mimpi harus ada langkah untuk menggapai mimpi tersebut tahap demi tahap. Tahap selanjutnya untuk menjadi entrepreneur adalah mengambil langkah memulai bisnis, meskipun hanya dengan langkah memulai bisnis kecil. Inilah yang tersulit dalam tahapan menjadi entrepreneur, sehingga entrepreneur di Indonesia, hanya berjumlah 1,2% dari penduduk. Dapat dikatakan dari 100 orang yang dapat melangkah mulus itu hanya 1 atau 2 orang saja, yang lainnya tidak berani melangkah. Dengan tidak berani melangkah, sampai kapanpun tidak akan menjadi entrepreneur. Jadi intinya kita harus berani memulai bisnis,apapun resiko yang akan kita hadapi kita harus siap, karena kita tidak akan pernah tahu kalau tidak pernah mencoba.
5. Melakukan Sesuatu yang Berbeda dan Unik
Untuk melambungkan sebuah bisnis kita butuh berpikir, berusaha dan berdoa lebih keras agar perusahaan kita mempunyai posisi yang baik dibandingkan perusahaan lain. Hal ini biasa kita sebut dengan menggunakan strategi. Ketika itu kita tidak tahu bagaimana berstrategi, karena tidak punya ilmunya. Apa itu pemasaran, apa itu manajemen sumber daya manusia, apa itu manajemen keuangan dana apa itu manajemen operasi, semuanyan tidak tahu. Ilmunya akan kita temukan dalam perjalanan mengelola bisnis. Untuk menarik perhatian konsumen, dalam berbisnis kita harus bisa menciptakan sesuatu yang lain dari yang lain atau disebut juga unik. Karena jika usaha yang kita ciptakan biasa-biasa saja nanti hasilnya juga akan biasa-biasa saja.
- REFERENSI
M. Suyanto, 2011, Smart in Entrepreneur : Everyone Can Become A Successful Entrepreneur, Andi Yogyakarta.

